Minggu, 14 Oktober 2012

Tulisan sang Penidur

Lama nian quw tertidur.....
Kini mentari telah menampakkan dirinya kembali. pantaskah jika quw terus tertidur? Malas. Lemas. Gemas quw memandangi wajah di cermin... Tak bangkit meski gemuruh suara air yang turun dari langit menantangquw... Tertidur lagi, dalam bayang gelap menanti.. 
Butakah quw? Menanti sinar yang sejak dulu menyinari quw...
Tulikah quw? Menunggu bisikan harap yang telah lama berdengung di telinga quw...
Bisukah quw? Mengharap tuk menjawab tanya yang telah terjawab...
Oleh quw sendiri,.. Berputar - putar dalam sebuah kubangan kecil. Padahal jalan lurus siap tuk dilewati...
Ilusi.. hanya infleksi khayal yang tak kunjung terwujud. Dalam bentuk angka dan huruf di atas kertas yang dicatat oleh malaikat sejak dulu...
"Bangun!!"
Tak perlu kau risaukan sesuatu yang telah jelas. Tertulis dalam buku yang kelak baru akan diperlihatkan..
Ambil penamu!!
Torehkan gambar yang tak kan terhapus slamanya...
Bukan gambar sembarang gambar, namun sebuah sketsa kehidupan yang tak kan tersesali selamanya...
Hanya ada dua pilihan...
Bersamamu, atau tidak sama sekali...

Senin, 12 September 2011

Kokoro to Atama no Tatakai ( Pertengkaran Hati dan Otak )

Tak pernah terpikirkan, bahwa aku yang ambisius ini bisa menuruti apa yang dikatakan oleh hati... Tapi, inilah kenyataan yang terjadi, bahwa sesuatu yang dipaksakan akan berbuah kesengsaraan, dan penyesalan.... Aku ini adalah makhluk Tuhan, makhluk Allah..yang tak mempunyai kekuatan sedikitpun untuk menentukan jalan hidup ini....
Tak terbayangkan sebelumnya, akan tetapi inilah adanya.... Bahwa ternyata aku tak bisa sedikitpun mengubah apa yang telah tergariskan.... Jalan hidupku, kodrat bahwa aku adalah seorang perempuan....
Selalu aku berpikir, " mana yang lebih penting, kehidupan dunai atau akhirat? Kehidupan dunia yang seperti apa, atau kehidupan akhirat yang seperti apa yang harus aku kejar?". Namun tak sedikitpun kudapatkan pencerahan... Aku tetap bingung dan linglung... Bagaimana cara menghentikan pertengkaran dalam hidup? Jalan mana yang harus aku tempuh? Siapa yang harus kuturuti? Otakku? Ataukah hatiku?...
Terlahir sebagai seorang manusia yang dibekali kecerdasan, membuatku lupa pada yang memberiku segalanya.... Aku terlalu memaksakan kehendakku padanya... Selalu menjadi yang terbaik, membuatku meremehkan usaha orang lain untuk maju.....
" I'm unreachable, i'm undefeatable, i'm the best...." kata kata itu selalu menggema di kepalaku.. Tak akan ada yang mampu menggangguku dalam setiap langkahku, AKULAH YANG TERBAIK....
Lalu apa? Kemudian apa yang aku dapatkan? Hanya kebanggaan semu.... Disaat otakku mabuk kemenangan, hatiku memberontak....
" Baiklah, kau punya masa depan cemerlang sebagai seorang scientist, tapi bagaimana dengan masa depanmu sebagai seorang

Minggu, 06 Februari 2011

Mengejar Sebuah Impian (夢 を 追いかけて)


Jika kita punya sebuah impian, percaya nggak kalo kita akan jadi lebih kuat? Jika kita sungguh sungguh ingin menggenggamnya dengan tangan kita, pasti kita bisa jadi apapun yang kita inginkan. Karena semua hal besar dimulai dari yang kecil.... Pembangunan sebuah gedung pencakar langit diawali oleh sebuah batu, perjalanan mengelilingi dunia dimulai dengan setapak langkah, bahkan dunia ini dulunya adalah atom kecil.
Wright bersaudara menciptakan pesawat terbang karena 'iri' pada burung yang bersayap, Bell menciptakan telepon meskipun ditertawakan, dan masih banyak kisah sukses yang diawali oleh hal kecil yang kita anggap remeh. Namun, seremeh apapun, hal itu pasti, tidak mungkin tidak, ada hikmahnya.
Jika kita adalah seorang pemimpi yang baik, kita tak akan melewatkan hal seremeh apapun. Namun, adakalanya kita merasa impian kita adalah suatu hal yang mustahil, sehingga kita pun enggan meneruskannya....
Ya!! Kita adalah manusia yang dikelilingi keserbaterbatasan. Namun juga jangan lupa bahwa kita adalah makhluk yang sempurna. Kobarkan semangat kita, lalu bergeraklah. Selagi ada mentari yang bersinar, selama bumi ini berputar, sepanjang jantung kita berdetak, jangan pernah MENYERAH...
Sebenarnya dalam meraih impian-sebesar apapun impian kita- , hanya ada 3 hal yang perlu kita lakukan. Belajar, berusaha, berdoa.
Belajar. Belajar bukan hanya berkutat pada teori fisika dan rumus matematika. Tapi juga belajarlah dari kehidupan. Jadikanlah pengalaman masa lalu sebagai pelajaran. Gunakan kegagalan kita untuk berkaca dalam melihat potensi kita. Jangan pernah berhenti belajar, membaca, dan memperkaya wawasan. Hal itu mutlak kita butuhkan dalam meraih cita-cita. Ingat, semua itu ada ilmunya. Jadi Kita harus betah untuk jadi murid sejak dalam gendongan sampai ke liang lahat.
Berusaha. Karena kita tidak boleh menyerah, otomatis kita harus selalu bergerak. Jadi, kita jangan Duduk Diam apalagi Stress. Santai saja, yang penting tetap berjuang dan optimis. Kalau gagal, tetap santai saja. Tapi berjuang lagi. Apalagi kita sudah belajar, pasti kita akan menemukan jurus baru dalam berlari, kalau perlu terbang meraih mimpi.
Berdoa. Sip banget kalo kita sudah belajar dan berusaha. Step yang terakhir yaitu berdoa. Mohon sama yang punya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya untuk membantu kita. Tuhan pasti tidak akan cuek terhadap doa kita. Pasti terkabul. Cuma, kita harus sabar... Semua itu ada prosesnya. Kalau sudah terkabul, jangan lupa bersyukur,ya...
GOOD LUCK!!! 頑張って ね?????n.n

Selasa, 20 April 2010

Ranzatsu na Dorama

Yah...... Kagome Higurashi, selain pintar, dia ternyata juga cerdas lho.....Bahkan drama yang tadinya bakal berurai air mata pun dibuatnya jadi drama yang sukses membuat penontonnya bertepuk tangan meriah dan membuat sekolah menambah anggaran biaya renovasi gedung olahraga.... Mau tahu kisahnya?

Kagome ditunjuk Ayumi untuk jadi pemeran utama drama sekolah mereka...scenarionya sbb:

Naskah drama yg dibuat Ayumi...

Escargott Pudding adalah seorang putri dari penguasa daerah. Ia mempunyai dayang setia bernama Josephine. Suatu hari, Escargott bertemu dengan seorang ksatria bernama Pierre. Mereka saling jatuh cinta. Namun, keluarag Escargott tidak menyukai Pierre. Kemudian, Escargott nekat melarikan diri dibantu Josephine, untuk menemui Pierre. Mereka pun bertemu di sebuah hutan. Kemudian, muncullah sesosok monster secara tiba-tiba. Ia hendak menculik Escargott. Pierre pun melindungi Escargott mati-matian, dan ia pun kalah. Escargott pun segera menolong Pierre, namun akhirnya Pierre meninggal dalam pelukan Escargott. Escargott pun menyusul Pierre dengan pedang Pierre sendiri.

Naskah drama yang dipentaskan Kagome...

Escargott Pudding (kagome) adalah seorang putri dari penguasa daerah. Ia mempunyai dayang setia bernama Josephine (ayumi). Suatu hari, Escargott mengatakan pada Josephin ingin menikah dengan Pierre (houjou). Ia pun pergi seorang diri. Mereka bertemu di sebuah hutan. Saat Escargott berlari ke arah pelukan Pierre, muncul sesosok hanyou bernama Hannabart Pekoppon (Inuyasha). Ia menghardik Pierre yang hendak memeluk Escargott. Escargott sangat terkejut. Ia menghalangi Pekoppon dan menyuruh Pierre lari. Tapi Pierre malah mengeluarkan pedangnya, begitu pun Pekoppon. Escargott panik!!!!! Tiba-tiba, muncul monster jamur (monster asli). Pierre hendak melawannya, Escargott makin panik!!!! Escargott menyuruh Pekoppon melakukan sesuatu, ia pun mengeluarkan Kaze no Kizu!!!!!!!!
DUARRR!!!! Gedung olahraga atapnya rusak... Escargott tambah panik, Pierre melongo tak percaya.....
Escargott segera menyuruh Pekoppon lari membawa dirinya. Pekoppon pun keluar melalui lubang di atap membawa Escargott. Escargott berteriak.."Selamat tinggal semuanya... Putri Escargott akan pergi ke ujung langit.... Dia akan baik-baik saja... SAYOUNARA!!!!"

Tepuk tangan membahana seusai itu...

Senin, 14 September 2009

Ore no Kurasu wa.....

Kalau ada hal yang mesti diceritakan, maka itu adalah keadaan "asrama" tempat aku n friends dituntut ilmu....



1. Kondisi bangunan

Sebuah gedung bertingkat dengan kondisi mengenaskan berdiri seperempat tegak seolah menantang kekejaman dunia di sekitarnya, yang tak peduli akan nasib sesama. Gedung berlapis cat putih kehitam-hitaman dengan label "XII RPL" berarsitektur penjara jaman perang ini sungguh melaksanakan fungsinya dengan baik. Menyiksa penghuninya dengan temperatur super di siang bolong (mentang-mentang sisinya ber'ventilasi'). Tak lupa sebuah white blackish board tanpa ragu memajang diri di sudut kelas. Lengkap dengan empat buah spidol yang sering tertinggal karena sie humas yang bertugas membawanya adalah seorang yang menua terlalu cepat. Maklum, pikun.... Terlebih spidol itu sudah tak berbentuk spidol.... Dua buah pot jumbo yang ditanami sansivera yang setia menemani. Mangalunkan musik yang terdengar syahdu, dengan lirik yang khas..."Haus....haus...berilah aku air......". Sayang, tak ada kelas bahasa tumbuhan. Jadi tak seorangpun mengerti apa yang mereka nyanyikan... Kalau kelas bahasa mesin ada lima!! Kursi 20 buah yang melambangkan eksekusi mati tertata kurang rapi, lantai berdebu dan kaca terbengkalai. Entah bagaimana benda- benda itu mendatangkan ketenangan untuk manusia di dalamnya...

2. Kondisi SDM

Apa lagi yang hendak ku utarakan? tentang 40 buah kaki yang selalu bergerak, 20 mulut yang anti diam, atau 40 pasang mata yang awas dengan lembar jawab orang lain. Keunikan masing-masing pribadi menjadi hiasan di sini. Seorang gadis mungil yang apabila dilihat dari jauh seperti laut...(soalnya doi maniak biru, jadi semua benda yang ia punya berwarna biru). Belum lagi gambar anjing penjaga malam yang menghiasi semua perkakasnya... Ada lagi seorang panicer yang setiap ada masalah selalu bertieriak histeris tak keruan.... Seorang yang kalau pelajaran selalu membayol dengan bayolan tanpa makna dan arti, yang penting ada suaranya.... Dan masih banyak lagi adegan yang lain, yang membuat guru-guru sebel bukan dibuat-buat. Apa boleh buat... Inilah kami... rakyat Negeri Corel..^_^
 

KanjiMyBlog.com